Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Suka SUSU?? Mau SUSU?? kasih daahh

>> Kamis, Desember 18, 2008

Susu Janda Muda

Berikut adalah salah satu contoh pengolahan susu kambing, yang kami namakan susu janda muda.
Rasa susu Janda Muda sangat segar dan gurih. Selain itu, bila dikonsumsi sehari sekali bisa meningkatkan stamina tubuh.

Bahan-bahan :
- Susu Kambing : 200 ml
- Sirup : secukupnya
- Daging Kelapa Muda : secukupnya
- Es Batu : secukupnya
- Air Kelapa Muda : secukupnya

Cara Pembuatan :

Masukkan Susu Kambing, daging kelapa muda, sirop dan air kelapa muda kedalam blender.
Putar blender beberapa saat sampai semua tercampur.
Tuang kedalam gelas dan tambahkan es batu.
Susu Janda Muda nan segar siap dikonsumsi.

Susu Kolor Ijo

Sangat cocok dikonsumsi oleh anak-anak yang tidak suka susu. Rasa susu kambing jadi terasa lebih gurih dan enak.
Selain itu, susu kolor ijo juga bisa meningkatkan nafsu makan bila dikonsumsi setiap hari.

Bahan-bahan :
- Susu kambing : 200 ml
- Gula pasir : 2 sdm
- Kacang hijau rebus : 5 sdm
- Es Batu secukupnya

Cara pembuatan :
Masukkan semua bahan kedalam blender, giling sampai halus.
Tuang kedalam gelas, tambahkan es batu.
Susu Kolor Ijo siap dikonsumsi.

Susu Gairah Malam

Bagi pria yang staminanya lemah dan kurang bergairah, disarankan mengkonsumsi minuman ini. Bila menjelang tidur mengkonsumsi susu gairah malam, badan yang tadinya lesu menjadi lebih segar siap tempur ke medan perang. Mau lebih greng ? Tambahkan sebutir telur ayam kampung kedalam susu gairah malam Anda !

Bahan-bahan :
- Susu kambing : 200 ml
- Madu : 2 sendok
- Kapulaga : secukupnya
- Telur ayam kampung
- Jinten : secukupnya

Cara Pembuatan :
Panaskan susu kambing sampai suhunya mencapai 40 derajat celcius, kemudian campurkan madu, kapulaga, telur dan jinten kedalamnya.
Tuang kedalam gelas dan susu gairah malam siap untuk dinikmati

Read more...

Khasiat Susu dan Daging Kambing



Susu kambing memang memiliki karakteristik yang berbeda dengan susu sapi, ataupun air susu ibu (ASI). Susu kambing memiliki daya cerna yang tinggi, memiliki tingkat keasaman yang khas, memiliki kapasitas bufer yang tinggi dan dapat digunakan untuk mengobati penyakit tertentu.

Daging kambing sudah sangat populer bagi masyakarat. Berbagai macam jenis makanan tradisional diolah dari daging kambing seperti misalnya sate, sop, gulai, dan kare. Walaupun demikian, seringkali daging kambing dituding sebagai penyebab darah tinggi dan sakit jantung.

Berikut disajikan nilai nutrisi, kelebihan dan kelemahan susu dan daging kambing.

Susu kambing banyak direkomendasikan sebagai bahan substitusi bagi bayi, anak, dan orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi ataupun berbagai jenis makanan lainnya. Pada bayi, alergi terhadap susu sapi (cow milk allergy) banyak dijumpai, akan tetapi mekanisme terjadinya alergi masih belum jelas. Bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi jika diberikan susu sapi terus-menerus akan menyebabkan reaksi pembesaran lamina propia dan peningkatan permeabilitas molekur makro dan aktivitas elektrogenik lapisan epitel. Gejala klinis seperti ini akan hilang jika bayi tersebut diberikan makanan bebas susu sapi. Jadi, potensi susu kambing sebagai pengganti susu sapi pada bayi ataupun pasien yang alergi terhadap susu sapi sangatlah besar.

Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi yang berumur dua sampai empat minggu, dan gejalanya akan semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan.

Bagian tubuh yang terserang alergi ini adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan kulit. Gejala-gejala yang tampak akibat alergi terhadap protein susu di antaranya muntah, diare, penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma, bronkitis, migren, dan hipersensitif.

Gejala patologis yang terlihat pada bayi yang alergi terhadap susu sapi di antaranya iritasi usus halus, lambat pertambahan bobot badannya, volume feces yang berlebihan, dan bau yang khas. Akan tetapi, perlu diingat bahwa sering kali gejala ini dicampuradukkan dengan gejala tidak tolerannya seseorang terhadap laktose (lactose intolerance).

Kelebihan susu kambing

Susu kambing dilaporkan telah banyak digunakan sebagai susu pengganti susu sapi ataupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran pencernakan bayi dilaporkan dapat berangsur-angsur disembuhkan setelah diberi susu kambing.

Dilaporkan bahwa sekitar 40 persen pasien yang alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap lactoglobulin yang terkandung pada susu bangsa sapi tertentu.

Diduga protein susu (-lactogloglobulin yang paling bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu.

Susu kedelai sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Walaupun demikian, masih terdapat sekitar 20 persen-50 persen dari bayi-bayi yang diteliti memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai. Oleh sebab itu, susu kambing bubuk lebih direkomendasikan untuk susu bayi. Panas yang digunakan selama proses pengolahan susu mengurangi reaksi alergi. Denaturasi panas merubah struktur dasar protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya.

Susu kambing mengandung lebih banyak asam lemak berantai pendek dan sedang (C4:0-C12:0) jika dibandingkan dengan susu sapi. Perbedaan ini diduga menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna. Ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi atau susu lainnya. Sebagai gambaran ukuran butiran lemak susu kambing, sapi, kerbau, dan domba bertutur-turut adalah: 3,49, 4,55, 5,92, dan 3,30 mm.

Dari hasil penelitian Mack pada tahun 1953 disimpulkan bahwa kelompok anak yang diberi susu kambing memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang, vitamin A plasma darah, kalsium, tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi hemogloninnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Disamping itu, susu kambing memiliki kapasitas bufer yang lebih baik, sehingga bermanfaat bagi penderita gangguan pencernaan.

Kandungan folic acid dan Vitamin B12 yang rendah merupakan kelemahan susu kambing. Selain kelemahan ini, susu kambing dapat dikatakan merupakan makanan yang sempurna.

Penyakit cardiovascular?

Berdasarkan publikasi yang dilakukan oleh USDA, daging kambing mentah memiliki kandungan lemak 50 persen-65 persen lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi, akan tetapi kandungan proteinnya hampir sama. Daging kambing juga memiliki kandungan lemak 42 persen-59 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan daging domba.

Hal yang sama juga dilaporkan untuk daging yang sudah dimasak. Disamping itu, persentase lemak jenuh daging kambing 40 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan daging ayam (tanpa kulit) dan masing-masing 850 persen, 1.100 persen, dan 900 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan daging sapi, babi, dan domba.

Berdasarkan hasil penelitian Devendra, asam lemak yang terkandung pada daging kambing sebagian besar (68,5-72,3 persen) terdiri dari lemak tidak jenuh. Daging kambing mengandung asam lauric, myristic, dan palmitic yang merupakan asam lemah tidak jenuh yang tergolong kedalam kelompok nonhypercholesterolemic masing-masing sebanyak 2,0, 2,6, dan 27,6 persen. Disamping itu, daging kambing mengandung asam lemak tidak jenuh oleic (C:18.1) sebanyak 30,1-37,0 persen, linoleic (C18.2) sebanyak 13,4 persen, dan linolenic (C:18.3) sebanyak 0,4 persen.

Kandungan kolesterol daging kambing ternyata hampir sama dengan daging sapi, domba, babi, dan ayam dan lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa produk susu dan daging ayam olahan dan makanan asal laut. Daging kambing mengandung kolesterol sebanyak 76 mg persen, sedangkan untuk daging sapi, ikan dan domba adalah 70 mg persen. Kandungan kolesterol daging babi dan ayam adalah 60 mg persen.

Tingkatan kolesterol darah kita kurang tergantung pada kolesterol yang terkandung pada makanan yang kita konsumsi. Kandungan kolesterol dalam darah lebih banyak tergantung pada jumlah asam lemah jenuh yang kita konsumsi, terutama rasio antara lemak polysaturated terhadap lemah jenuh.

Oleh sebab itu, untuk mengontrol tingkat kolesterol darah akan lebih efektif dilakukan dengan cara mengurangi konsumsi makanan yang mengandung asam lemak jenuh. Asam lemak polysaturated dan asam lemak monosaturated berada dalam kondisi tidak terlalu padat suhu ruang, sehingga tidak jarang kita melihat ada tetesan lemak pada karkas kambing yang digantung. Pengamatan terhadap tetesan lemak ini dapat digunakan sebagai salah satu metode sederhana untuk menentukan derajat kejenuhan lemak.

Hasil penelitian seperti yang telah dijelaskan di atas menunjukkan bahwa kambing tanpa mempertimbangkan umur, bangsa, dan daerah pemeliharaannya berperan dalam menyediakan daging berkualitas tinggi dan juga sumber lemak yang sehat dengan risiko mengonsumsi kolesterol yang minimum. Disamping itu, daging kambing mengandung lebih banyak zat besi, potassium, dan tiamin yang berhubungan dengan kandungan garam yang lebih rendah.

Daging kambing mengandung semua asam amino esensial dan mengandung lebih rendah kalori. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa susu dan daging kambing tergolong ke dalam bahan makanan yang bersahabat dan sehat untuk dikonsumsi, asalkan saja tidak secara berlebihan.

Read more...

SANTAPAN KHAS DAERAH SOLO

>> Jumat, November 09, 2007

  1. Timlo

Timlo Solo juga tidak sama dengan yang dimiliki daerah lain, karena hidangan ini tidak menggunakan soun dan jamur merang. Dan untuk rasa timlo yang khas Solo, Anda harus datang ke Timlo Sastro Balong di area Pasar Gede. Ini adalah jagonya timlo ! Timlo adalah hidangan berkuah bening yang berisi ‘sosis’ daging ayam yang dipotong-potong dan di dalamnya juga terdapat potongan-potongan telur pindang, ati serta rempela ayam.

Timlo Sastro Balong punya cara menghitung pesanan yang unik. Pesanan tidak dicatat di atas kertas, melainkan ditulis di papan tulis kecil dan baru kemudian harganya dijumlah. Semangkuk timlo komplit dapat dinikmati hanya dengan mengeluarkan Rp. 9.000,-. Semangkuk timlo panas, dimakan bersama nasi dan ditemani segelas es jeruk pasti akan membuat Anda berulang kali ingin kembali.


  1. Serabi Notosuman

Serabi Notosuman adalah salah satu trade mark kunjungan ke kota Solo. Benar-benar rugi kalau sudah sampai di Solo dan tidak sempat mencoba Serabi Notosuman. Serabi legendaris ini telah berdiri sejak tahun 1923 dan kali ini sudah dijalankan oleh generasi yang ke 4. Walaui demikian, resep yang dipergunakan masih sama dan dimasak dengan cara yang juga sama. Karena Serabi Notosuman tidak pernah sepi pengunjung dan hanya buka pada waktu-waktu tertentu, pastikan Anda datang pada saat toko itu buka, yakni pada pukul 03.00 – 11.00 dan 13.00 – 18.00.

Serabi Notosuman tidak berbentuk seperti yang biasa kita temukan. Serabi asli Solo ini tidak dimakan bersama dengan kuah santan yang manis, karena rasanya sendiri sudah manis dan gurih. Bentuknya pun tidak bundar dan empuk mengembang, namun lebih menyerupai kue ape yang ada di Jakarta, dengan bagian pinggir yang kering dan renyah. Anda pun dapat memesan serabi dengan taburan coklat di atasnya. Namun jenis yang satu itu tidak cocok untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh karena lebih cepat basi.


  1. Nasi Liwet

Nasi liwet mungkin menjadi makanan khas Solo yang ketenarannya sudah merambah ke segala penjuru, termasuk hotel-hotel mewah berbintang 5 di Ibukota. Di Solo sendiri, nasi liwet sudah begitu membuminya hingga setiap saat dan hampir di manapun, Anda dapat menemukan nasi liwet dengan mudah. Mulai dari penjual nasi liwet paling terkenal di Solo, Nasi Liwet Wongso Lemu yang berada di Keprabon dan berjualan hanya di malam hari hingga para Mbakyu yang berjualan di pagi hari dengan sepeda berkeliling perumahan.

Pada dasarnya, nasi liwet adalah beras yang dimasak dengan santan dan kaldu sehingga hasil akhirnya memiliki rasa yang sangat gurih dan beraroma. Kemudian, nasi itu disajikan di dalam pincuk yang terbuat dari daun pisang, dengan ayam yang di-suwir, sayur labu yang dimasak pedas, telur rebus, kuah santan yang dikentalkan dan seringkali juga bersama dengan jeroan ayam yang direbus. Uueenak tenan!


  1. Wedangan

Kalo Jogya punya angkringan, Solo punya wedangan. Wedangan dapat ditemui dengan mudah di berbagai sudut Kota Solo. Nasi yang sudah dibungkus kecil-kecil dan berbagai lauk sudah terhidang di atas meja dan memberikan kebebasan pengunjung untuk mencomot semaunya. Selain sate kerang, sate kikil hingga tahu goreng yang sudah tersedia di meja, Anda pun dapat memesan lauk yang harus digoreng dahulu seperti ayam dan ikan.

Di wedangan seperti ini, semua berbaur akrab. Tak jarang pertemuan antar teman terjadi di warung wedangan dan berakhir setelah bergelas-gelas teh panas atau wedang jahe yang menghangatkan. Setelah selesai, tinggal ‘laporkan’ saja apa yang sudah Anda makan kepada pemilik warung dan dengan sigap mereka akan menghitungnya. Reasonable price? Of course!

Read more...

  © Blogger template Selamat Hari Raya Aidilfitri by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP